Kita sering mengeluh ketika kita ditimpa masalah, padahal masalah yang menimpa kita adalah alat bagi kita untuk mengenal siapa diri kita. Masalah adalah pelajaran yang sangat berharga bagi kita untuk mengenali diri kita lebih dalam.
Apabila manusia hidup tanpa masalah, ia tidak akan pernah menjadi lebih baik daripada keadaan sebelumnya. Sebagai contoh apabila manusia tidak dihadapkan pada kesulitan dalam melakukan perjalanan, manusia tidak akan pernah mau bersusah payah merancang motor, merancang mobil, merancang pesawat terbang dan lain sebagainya.
Setiap orang yang sering menghadapi berbagai masalah dalam hidupnya, lambat laun akan menjadi terampil dalam mengatasi masalah yang menimpa dirinya dan ia akan semakin menyadari potensi yang terpendam pada dirinya.
Masalah yang menimpa diri kita pada dasarnya dapat dijadikan alat untuk mengenal diri sendiri lebih mendalam. Dengan masalah kita akan mengetahui siapa diri kita. Apakah kita seorang yang suka mengeluh ataukah optimistis, apakah kita seorang yang cepat meyerah pada keadaan ataukah kita seorang yang selalu survive dalam menghadapi keadaan, apakah kita seorang yang berani menatap masa depan dengan berbagai keterbatasan keadaan kita sekarang ataukah kita seorang yang pengecut yang tidak berani walaupun hanya untuk bermimpi. Itulah beberapa manfaat adanya masalah yang menimpa diri kita.
Menurut Kang Jalal (Jalaludin Rakhmat), hidup adalah sebuah pilihan dan setiap orang harus bertanggung jawab atas apa yang menjadi pilihannya. Dalam menghadapi masalah yang menimpa kita, Allah memberikan kebebasan memilih pada kita apakah kita akan menghadapi masalah dengan keluh kesah dan akhirnya hanya mengdapatkan apa yang kita keluhkan ataukah kita berani menghadapi masalah yang menimpa kita dan mengambil pelajaran (hikmah) dari masalah yang menimpa kita sehingga kita menjadi lebih dewasa dengan masalah tersebut ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar