Teruntuk Anak-Anakku
Wahai anak-anakku 6 tahun sudah kita bersama melewati hari-hari bahagia, penuh canda dan tawa kadang disertai tangis dan duka bersama mengisi hari demi hari di dunia ilmu SD Kopo Elok tercinta.
Wahai anak-anakku, masih segar diingatanku, waktu engkau mengawali harimu di kelas satu. dengan wajah ceria kau gandeng tangan ibumu memasuki kelas mu yang baru duduk di sebelah temanmu. Kau pelajari kata demi kata, angka demi angka, benda demi benda. Kau mulai belajar bagaimana menghitung angka-angka satuan, puluhan, ratusan bahkan ribuan. Kau mulai belajar bagaimana menghormati orang tua dan guru. Kau mulai belajar bagaimana merangkai kata-demi kata menjadi kalimat, paragraf dan karangan. Kau mulai belajar mengenal isi alam raya ini, Kau mulai belajar bagaimana memilih teman. Kau mulai belajar bagaimana mentaati peraturan berbagai permainan yang kau mainkan bersama teman-temanmu.
Wahai anak-anakku tak terasa waktu berlalu begitu cepat. Kelas satu, kelas dua, kelas tiga, kelas 4, kelas 5 telah kau lewati. Kini kau berada di penghujung kelas 6, bahkan sangat ujung. Dalam hitungan hari kau akan meninggalkan SD mu yang tercinta ini.
Di penghujung kebersamaan kita ini, selalu ingin kusampaikan padamu berbaktilah pada orang tua mu. Ingatlah jasa ibumu yang telah bersusah payah bersimbah peluh dan darah berjuang melahirkanmu. Dengan sabar ia terus mengasuhmu, membimbingmu setiap waktu, menemani malam-malammu, mengusir rasa takut di hatimu, mendekapmu ketika datang rasa cemas di hatimu, membelaimu ketika tiba rasa sedih atau manja di dirimu. Ingatlah jasa ayahmu yang selalu membanting tulang bekerja keras untuk dirimu. Ia relakan badannya terbakar terik mentari demi dirimu. Ia relakan badannya yang tegap memikul beban hanya untuk menghidupimu. Ia habiskan semua waktu-waktunya mencari rizki demi tercapainya cita-citamu.
Anak-anakku berbaktilah pada orang tua mu sekarang juga, janganlah kau lalaikan perintahnya, janganlah kau abaikan nasihatnya, janganlah kau lukai perasaannya karena kita tidak akan pernah tahu kapan orang tua kita dipanggil oleh Yang Maha Kuasa.
Anak-anakku, dipenghujung kebersamaan kita ini, selalu ku pesankan padamu, hormatilah selalu guru-guru mu yang telah mengajarimu membaca huruf demi huruf, kata demi kata, kalimat demi kalimat sehingga engkau dapat membaca dan mengenali isi alam raya ini. Yang telah mengajarimu menghitung angka demi angka sehingga engkau dapat menggunakan akal pikiranmu untuk menyelesaikan semua masalah di hidupmu. Yang telah mendidikmu bagaimana cara bergaul dengan sesama. Yang telah mendidikmu bagaimana beretika terhadap teman-temanmu, orang-orang yang lebih muda dari dirimu dan semua orang yang lebih tua dari dirimu termasuk orang tua dan gurumu.
Anak-anakku sekali lagi tetaplah hormat pada gurumu walau kelak kau jadi orang yang lebih sukses dari gurumu. Tidak mungkin kau dapat mencapai kesuksesan di hidupmu tanpa jasa guru-guru mu.
Anak-anakku maafkan aku bila selama aku mendidik dan mengajarimu banyak salah dan alfa yang kuperbuat padamu, bila banyak kata-kata kasar yang keluar dari mulutku, bila pernah aku mencubit dan memukulmu, bila sering kuberikan sanksi yang terlalu berat padamu.
Anak-anakku maafkan aku bila karena kelalaianku tidak teroptimalkan semua bakat mu, tidak tersalurkan semua minatmu, tidak terajarkan hal-hal yang seharusnya ku ajarkan padamu, tidak tersampaikan hal-hal yang seharusnya kusampaikan padamu. Ku sadari, aku bukanlah guru yang terbaik bagimu, aku hanyalah seorang guru biasa yang sedang belajar mengajar yang tidak akan pernah lepas dari hilap dan alfa.
Anak-anakku, ku panjatkan selalu do’aku untuk mu agar kau menjadi manusia terbaik yang dapat membahagiakan kedua orang tuamu, membanggakan semua guru-gurumu. Ku do’akan dirimu selalu agar senantiasa dapat menjaga diri dari hal-hal yang akan menghancurkan hidupmu, membuat kecewa semua orang yang mencintaimu. Ku do’akan dirimu selalu agar dapat tegar menempuh perjalanan panjang menggapai semua cita-citamu dengan penuh keikhlasan dan ketabahan. Ku do’akan selalu dirimu agar kelak kau menjadi orang yang berguna bagi agamamu, dirimu, keluargamu, masyarakatmu, bangsa dan tanah airmu.
Anak-anakku dipenghujung kebersamaan kita ini, ku sampaikan satu permintaanku pada mu. Do’akan aku selalu agar aku dapat menjadi guru yang sejati yang selalu menuntun adik-adik kelasmu menggapai semua cita dan cintanya, yang selalu memberi contoh bagaimana berakhlak yang baik, yang selalu menjadi teladan bagi setiap murid-muridnya.
Selamat berpisah anak-anakku, akan ku kenang selalu hari-hari indah bersamamu !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar